Penerimaan Mahasiswa KKN-BBK Universitas Airlangga 2026

Penerimaan Mahasiswa KKN-BBK Universitas Airlangga 2026

Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Bojonegoro

Tim Publikasi Informasi Publik

28 Agustus 2026 3 min baca 0 kali
Penerimaan Mahasiswa KKN-BBK Universitas Airlangga 2026
Penerimaan Mahasiswa KKN-BBK Universitas Airlangga 2026

"Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menerima sebanyak 200 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) ke-8 Universitas Airlangga Tahun 2026 dalam kegiatan yang diselenggarakan di Ruang An..."

Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menerima sebanyak 200 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) ke-8 Universitas Airlangga Tahun 2026 dalam kegiatan yang diselenggarakan di Ruang Angling Dharma Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Senin (13/7/2026) . Kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan Universitas Airlangga dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat, pembangunan desa, pengembangan inovasi, serta penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Sebanyak 200 mahasiswa akan melaksanakan program KKN-BBK selama 13 Juli hingga 8 Agustus 2026 di 20 desa yang tersebar di Kecamatan Sumberrejo dan Kecamatan Kanor . Program pengabdian ini mengangkat tema pemberdayaan masyarakat dengan fokus pada bidang kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan lingkungan yang disesuaikan dengan kondisi, potensi, serta kebutuhan masing-masing desa. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menyambut baik pelaksanaan KKN-BBK sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam solusi pembangunan menghasilkan yang berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi.

Dalam arahannya, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menekankan bahwa pelaksanaan KKN tidak hanya memberikan kewajiban akademik mahasiswa, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran untuk memahami kondisi sosial, ekonomi, budaya , serta berbagai permasalahan nyata yang dihadapi masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi potensi desa, menyusun program berdasarkan kebutuhan masyarakat, serta menghasilkan rekomendasi yangimplementatif sehingga manfaat kegiatan dapat terus dirasakan setelah masa KKN berakhir. Selain itu, mahasiswa juga didorong menghasilkan data dan pemetaan potensi desa yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pendukung penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan daerah.

Pelaksanaan KKN-BBK Tahun 2026 juga diarahkan untuk mendukung pengembangan ekosistem inovasi desa melalui konsep Satu Desa Satu Inovasi . Setiap desa diharapkan mampu sedikit mengembangkan satu inovasi unggulan, satu program berkelanjutan, dan satu model pemberdayaan masyarakat sesuai karakteristik wilayahnya. Ruang lingkup inovasi meliputi inovasi ekonomi desa, inovasi lingkungan, inovasi pelayanan dan digitalisasi, serta inovasi pemberdayaan masyarakat . Seluruh inovasi dan praktik baik yang dihasilkan nantinya akan dihimpun sebagai bagian dari Bank Inovasi Daerah Kabupaten Bojonegoro, sehingga dapat menjadi referensi bagi desa lain dalam mengembangkan inovasi berbasis potensi lokal.

Keberhasilan program KKN-BBK memerlukan dukungan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mendorong sinkronisasi program KKN dengan prioritas pembangunan daerah dan program pemerintah desa . Perangkat daerah, pemerintah kecamatan, serta pemerintah desa diharapkan memberikan pendampingan , data , informasi , dan fasilitasi kepada siswa agar pelaksanaan program berjalan efektif. Mahasiswa juga diharapkan menjaga etika, menghormati norma sosial dan budaya masyarakat, serta membangun komunikasi yang baik sehingga mampu menjadikan masyarakat sebagai mitra utama dalam pelaksanaan program pemberdayaan.

Selanjutnya, Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Bojonegoro akan terus berkoordinasi dengan Universitas Airlangga, perangkat daerah , pemerintah kecamatan , dan pemerintah desa untuk memastikan pelaksanaan KKN-BBK berjalan optimal. Selain penyusunan program kerja, mahasiswa juga akan melakukan pemetaan potensi desa , pengembangan inovasi , penyusunan rekomendasi program, hingga dokumentasi praktik baik yang akan menjadi bahan kebijakan pengembangan, pelatihan inovasi desa, serta penyusunan Bank Inovasi Daerah Kabupaten Bojonegoro. Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, perguruan tinggi, masyarakat, dan dunia usaha, diharapkan terlaksananya KKN-BBK Universitas Airlangga Tahun 2026 mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat terwujudnya desa-desa yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing.