BRIDA Kabupaten Bojonegoro Perkuat Koordinasi dengan BRIN
Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Bojonegoro
Tim Publikasi Informasi Publik
"Jakarta – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat kapasitas kelembagaan dalam mendukung penyelenggaraan penelitian dan inovasi daerah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalu..."
Jakarta – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat kapasitas kelembagaan dalam mendukung penyelenggaraan penelitian dan inovasi daerah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan Koordinasi Pengisian Jabatan Fungsional Peneliti bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang dilaksanakan pada Kamis, 9 Juli 2026, bertempat di Kantor BRIN, Jalan MH Thamrin No. 8, Jakarta Pusat . Pertemuan tersebut melibatkan Direktorat Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah BRIN serta tim teknis, serta perwakilan BRIDA Kabupaten Bojonegoro.
Kegiatan koordinasi ini bertujuan memperkuat tata kelola kelembagaan BRIDA Kabupaten Bojonegoro, khususnya dalam memenuhi kebutuhan Jabatan Fungsional Peneliti sebagai salah satu unsur penting dalam pelaksanaan fungsi penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan ilmu pengetahuan serta teknologi di daerah . Berdasarkan hasil analisis analisis jabatan dan beban kerja, BRIDA Kabupaten Bojonegoro saat ini masih belum memiliki pejabat fungsional peneliti, meskipun kebutuhan organisasi menunjukkan perlunya pembentukan Jabatan Fungsional Peneliti yang terdiri atas 2 Peneliti Ahli Pertama, 2 Peneliti Ahli Muda, dan 1 Peneliti Ahli Madya.
Dalam kesempatan tersebut BRIN menjelaskan bahwa penguatan fungsi penelitian daerah tidak hanya didukung oleh Jabatan Fungsional Peneliti, tetapi juga oleh jabatan fungsional lain seperti Perekayasa, Analis Data Ilmiah, Analis Pemanfaatan IPTEK, serta Teknisi Penelitian dan Perekayasaan . Pengumpulan jabatan fungsional perlu disusun secara komprehensif dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, peta jabatan, analisis jabatan, analisis beban kerja, serta kesesuaian dengan tugas dan fungsi BRIDA Kabupaten Bojonegoro. Selain itu, proses pengusulan harus melalui tahapan administrasi, penilaian kebutuhan, rekomendasi instansi pembina, hingga uji kompetensi sesuai ketentuan yang berlaku.
BRIN juga menekankan pentingnya penguatan kebijakan berbasis bukti melalui pelaksanaan penelitian dan inovasi daerah. Dalam konteks tersebut, keberadaan Jabatan Fungsional Analis Data Ilmiah berperan dalam pengelolaan dan analisis data ilmiah, sedangkan Jabatan Fungsional Analis Pemanfaatan IPTEK berperan dalam mendorong pemanfaatan hasil penelitian agar dapat mendukung penyusunan kebijakan dan pembangunan daerah. Seluruh usulan kebutuhan jabatan fungsional diharapkan dilengkapi dengan dokumen pendukung, dasar perhitungan kebutuhan, target pekerjaan, serta analisis kompleksitas tugas sebagai bahan publikasi rekomendasi BRIN kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
Sebagai tindak lanjut, BRIN menyatakan kesiapan untuk memberikan pelatihan, pendampingan, dan koordinasi lanjutan kepada BRIDA Kabupaten Bojonegoro dalam proses penyediaan kebutuhan jabatan fungsional. Di sisi lain, BRIDA Kabupaten Bojonegoro akan menyusun dan menyempurnakan dokumen usulan kebutuhan Jabatan Fungsional Peneliti, memperbarui analisis analisis jabatan dan beban kerja, mengidentifikasi prioritas kebutuhan organisasi, serta menyiapkan dokumen pendukung untuk memperoleh rekomendasi dari BRIN. Koordinasi lanjutan dengan kementerian dan lembaga terkait juga akan terus dilakukan untuk memastikan proses pengisian jabatan fungsional berjalan sesuai ketentuan.
Melalui koordinasi ini, BRIDA Kabupaten Bojonegoro berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas kelembagaan sebagai motor penggerak penelitian dan inovasi daerah. Ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten di bidang penelitian dan inovasi diharapkan mampu meningkatkan kualitas penyusunan kebijakan berbasis data dan hasil penelitian, memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra strategi, serta mendukung terwujudnya inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan Kabupaten Bojonegoro.